Dengungan Bumi


Dengungan Bumi dalam bahasa Inggris disebut dengan “The Hum”, ini adalah fenomena yang berupa suara dengungan bernada rendah dan tidak dapat didengar oleh semua orang. The Hum sulit terdeteksi dengan mikrofon, tapi telinga sejumlah orang dapat menangkapnya.

Batas frekuensi pendengaran manusia sekitar 20 hertz, The Hum berfrekuensi sangat rendah, yaitu sekitar 10 hertz. The Hum dilaporkan di berbagai daerah di seluruh dunia, laporan tersebar di Amerika Serikat, Inggris dan bagian utara Eropa. Pada beberapa daerah, The Hum dilaporkan terdengar lebih keras, dan terdengar di lingkungan yang tenang, biasanya terdengar seperti suara mesin diesel yang berada sangat jauh.

Bila anda menutup pintu dan jendela rumah anda, mematikan TV, radio, dan alat elektronik lainnya, juga pastikan tidak ada suara yang mengganggu seperti suara kendaraan, tetesan air, detak jam dinding, dll. Kemudian berusahalah kosentrasi dan tenangkan diri anda dalam keheningan, mungkin anda bisa mendengar suara dengungan aneh di telinga anda. Inilah yang disebut dengan “The Hum”, misteri suara dengungan bumi.

Sebutan “The Hum” biasanya diawali nama wilayah dimana suara dengungan tersebut terdengar, misalnya “Taos Hum” atau “Bristol Hum”. Disebut “Taos Hum” karena terdengar di Kota Taos, New Mexico. ”The Taos Hum” juga pernah muncul pada acara TV “Unsolved Mysteries”, dan salah satu episode film seri terkenal “The X-Files”.

Sejak tahun 1970-an fenomena ini telah dilaporkan di Britania Raya, tahun 1990-an muncul laporan di Amerika Utara. Sekitar tahun 1997, Kongres meminta para Ilmuwan untuk menyelidiki suara berfrekuensi rendah yang terdengar di kota Taos, New Mexico. Pada bulan November 2006, Dr. Tom Moir, dari Universitas Massey, pernah meneliti tentang The Hum dan hasilnya kemudian dipublikasikan olehnya.

Tidak semua orang bisa mendengar The Hum, karenanya muncul perkiraan, orang yang bisa mendengar The Hum mengalami kelainan pada telinganya. Tapi, The Hum tidak terdengar di seluruh dunia, The Hum hanya terdengar didaerah tertentu.

Beberapa teori diajukan untuk menjawab fenomena ini, diantaranya The Hum berasal dari getaran gelombang mikro, gelombang elektromagnetik dari meteor, sistem pemanasan ionosfer, pesan dari alien di luar angkasa, sistem komunikasi berfrekuensi rendah, atau suara dari senjata rahasia negara yang sedang diujicoba.

Setelah serangkaian penelitian, sekelompok Ilmuwan menyimpulkan bahwa The Hum tercipta dari gelombang laut yang menuju dasar samudera dan menabrak bebatuan sehingga menghasilkan suara dengan frekuensi rendah. Dengan teknologi USA Array EarthScope, disimpulkan bahwa pantai barat Eropa menghasilkan The Hum, dan pantai di Amerika Utara dianggap sebagai sumber The Hum yang paling kuat.

The Hum dapat terdengar oleh manusia pada saat kondisi telinga dalam keadaan “over sensitif”, yaitu pada saat sedang berkosentrasi. Mungkin ini bersifat relatif pada setiap orang, tapi efeknya akan cenderung sama.

Teori ini sangat ilmiah dan masuk diakal. Menurut saya, teori ini sangat tepat, walaupun sumber The Hum bisa juga berasal dari banyak hal, atau dari berbagai aktifitas yang dilakukan manusia.

Sumber:   http://id.shvoong.com/exact-sciences/earth-sciences/1974885-dengungan-bumi/

Leave a comment

Filed under Bumi Kita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s